Selama bertahun tahun binatang yang akrab bagi penduduk Bali adalah kucing dan anjing. Kambing sangat jarang kita temukan, sesekali ada sapi dan kerbau yang melintas. Tapi belakangan di Taro dan Lebih keduanya di Gianyar kita bisa bertemu dengan gajah. Di Taro gajah beratraksi di areal cukup luas. Mereka juga mengalungkan bunga kepada penonton yang duduk di panggung.
Dengan sedikit keberanian mereka yang berminat bisa naik ke punggung sang gajah dengan membayar sejum uang yang tidak sedikit. Gajah didatangkan dari India dan Afrika, pemiliknya Mister Neigel yang kawin dengan perempuan Bali bernama Ibu Yannies. Sebelum berkiprah pada atraksi gajah ini pak Niegel pemilik bar terkenal di kawasan Kuta. Tapi kemudian dia berbelok mengelola rafting atau arung jeram, dari kawasan Banjar Sangut sampai ke Kedewatan di Ubud.
Sekitar 10 tahun yang lampau Taro diliriknya dan dibangunlah taman Gajah itu yang terkesan menjadi semacam oase ditengah atraksi wisata yang garing. Belanja di pasar, menengok monyet jadi basi. Menaiki gajah berkalung bunga lebih menawan. Maka tak heran ini menginspirasi juga pihak Bali Marine Park membuat atraksi binantang liar di Kawasan Lebih Gianyar.
Selain bisa melihat gajah di alamnya, kita juga bisa melihat macan, anoa, dan singa liar ditempat itu. Tentu aman karena mereka dikurung dalam ruangan berkaca tebal.
Tebal: 115 hal.
Harga: Rp 32.000
Pesanan: w.budiartha@gmail.com
No comments:
Post a Comment