Wednesday, June 22, 2011

BELANJA BALI



Belanja souvenir adalah salah satu atraksi memikat bagi siapapun, baik turis asing maupun turis manca negara. Mereka yang belanja di pasar di Bali harus bersiap dengan yang namanya tawar menawar. Bisa separo harga. Karena harga yang di tawarkan sekitar 5 macam. Harga lokal diperuntukkan untuk turis domestik. Harga teman biasanya untuk mereka yang telah kenal cukup lama karena sudah kerap berkunjung ke Bali.

Mereka juga memberlakukan harga bisnis, untuk mereka yang datang memesan dalam jumlah besar dan akan menjualnya kembali di negaranya. Yang ini biasanya mendapatkan potongan harga sangat tinggi, mencapai 50 persen dari harga di pasaran. Ada lagi harga bule, harga paling mahal karena dikalangan pedagang berlaku rumus, bule itu banyak uang dan harus dikuras kantongnya karena datang dari negara yang jauh untuk menikmati cendera mata yang murah meriah.

Ada lagi yang namanya harga promosi, mereka baru meluncurkan produk baru dan belum memahami berapakah peminat menghargai barang yang belum terkenal itu. Biasanya harganya hanya sekedar menutup ongkos produksi dan sedikit untung. Misalnya patung liberty yang dibuat dari campuran datang ke pasar yang sedang menggelar promosi adalah yang paling disarankan bagi mereka yang ingin belanja.

Ada lagi harga rijeck, atau harga untuk barang eksport yang salah kirim. Mestinya keluar negeri tapi berbelok ke pasar seni. Biasanya barangnya masih bagus, tapi karena kena tumpahan gula atau jahitannya melenceng maka dia bertengger di pasar seni juga. Harganya lebih mahal sedikit dari harga promosi, tapi mutunya sangat baik karena termasuk kategori ekspport.

Tebal: 130 hal.

Harga: Rp 40.000

Pesanan: w.budiartha@gmail.com

No comments:

Post a Comment